Bekal – Bekal Untuk Para Mentor FSI AL Kaun -BERILMU-

Posted on 9 Maret, 2009. Filed under: Manhaj / Metode Islam | Tag:, , , |

semangadh

semangadh...

Seorang da’i haruslah memiliki ilmu tentang apa yang ia dakwahkan di atas ilmu yang shahih yang berangkat dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam. Karena setiap ilmu yang diambil dari selain Kitabullah dan Sunnah Rasulullah, wajib diteliti terlebih dahulu. Setelah menelitinya, maka dapat menjadi jelas apakah ilmu tersebut selaras ataukah menyelisihi Kitabullah dan Sunnah Rasulullah. Apabila selaras maka diterima dan apabila menyelisihi maka wajib menolaknya tidak peduli siapapun yang mengucapkannya.

Telah tetap sebuah riwayat dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya beliau berkata :

يوشك أن تنزل عليكم حجارة من السماء أقول: قال رسول الله وتقولون: قال أبو بكر وعمر

“Sungguh nyaris kalian ditimpa hujan batu dari langit. Saya mengatakan sabda Rasulullah, kalian malah menjawab dengan ucapan Abu Bakr dan ‘Umar.”

Apabila pada ucapan Abu Bakr dan ‘Umar yang menyelisihi ucapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam saja (diancam) seperti ini, lantas bagaimana menurut anda dengan ucapan orang yang keilmuan, ketakwaan, persahabatan dan kekhilafahannya di bawah keduanya (Abu Bakr dan ‘Umar)?! (lebih…)

Iklan
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Berlindunglah di Balik Hijabmu, Wahai Muslimah…!

Posted on 9 September, 2008. Filed under: Gerai Muslimah | Tag:, , |

kerudung

kerudung muslimah

Alhamdulillah akhir – akhir ini banyak diantara saudari muslimah kita yang mulai melindungi diri mereka dengan jilbab. Kenyataan ini cukup menggembirakan bagi masyarakat islam. Namun apakah jilbab yang dikenakan kebanyakan saudari muslimah kita sudah sesuai tuntunan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam??? Apakah jilbab yang mereka kenakan adalah jilbab sebagaimana yang dikenakan teladan muslimah ‘Aisyah radliyallahu’anha??? Apakah jilbab yang mereka kenakan adalah jilbab sebagaimana yang dikenakan oleh wanita – wanita shalihah pada masa kurun terbaik (para shabiyah)??? Alangkah baik jika bagi saudari muslimah semuanya untuk menelaah petikan ilmu dari Imam al Muhaddits Muhammad Nashiruddin al Albany berikut ini. Semoga membawa manfaat dan perubahan bagi saudariku muslimah…Inilah kriteria jilbab untukmu wahai muslimah…

1. MELIPUTI SELURUH BADAN SELAIN YANG DIKECUALIKAN

Syarat ini terdapat dalam firman Allah dalam surat An-Nuur : 31 berbunyi : “Katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka (mertua) atau putra-putra mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudar mereka (kakak dan adiknya) atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka (=keponakan) atau wanita-wanita Islam atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.
Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Juga firman Allah dalam surat Al-Ahzab : 59 berbunyi : “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mumin : “Hendaklah mereka mengulurkann jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”

Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam Tafsirnya : “Janganlah kaum wanita menampakkan sedikitpun dari perhiasan mereka kepada pria-pria ajnabi, kecuali yang tidak mungkin disembunyikan.” Ibnu Masud berkata : Misalnya selendang dan kain lainnya. “Maksudnya adalah kain kudung yang biasa dikenakan oleh wanita Arab di atas pakaiannya serat bagian bawah pakiannya yang tampak, maka itu bukan dosa baginya, karena tidak mungkin disembunyikan.”

Al-Qurthubi berkata : Pengecualian itu adalah pada wajah dan telapak tangan. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya : “Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini.” Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya.” (lebih…)

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 6 so far )

Sunnah Nabi berbuka dengan kurma…!

Posted on 3 September, 2008. Filed under: Fiqih Islam | Tag:, , |

kurma bergizi

kurma bergizi

Oleh : Zaki Rakhmawan

Sebagaimana hadits dari Anas bin Malik : “Rasulullah pernah berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat, kalau tidak ada ruthab, maka beliau memakan tamr (kurma kering) dan kalau tidak ada tamr, maka beliau meminum air, seteguk demi seteguk” [HR. Abu Dawud no. 2356]

Disadur dari Taudhihul Ahkaam min Bulughil Maram oleh Al-Hafidzh Ibnu Hajar Al-Asqalany yang disyarah oleh Syaikh Abdullah bin Abdirrahman Al-Bassam (II/198 no. 459) cet. Daar ibnu Haitsam, th. 2004M, Hadits diatas mengandung beberapa pelajaran berharga, antara lain : (lebih…)

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

  • ADMIN’S YAHOO

    -Admin Web-

  • SOCIAL WEB

  • PERHATIKAN…!

  • BANNER SAHABAT

    aL FitraH's WebLog™

    Klik!

    chasing the pretty rainbow™

    Klik! untuk mampir ke blogku

    mahabbahtedja™

  • BANNER INFO

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...